
Sungai Penuh, 16 Oktober 2025 - Dalam kegiatan NgoPI (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digelar bersama Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi di Grand Hotel Kerinci, Kepala MTsN 1 Kerinci, Ibu Hasminiyeti S, S.Ag., M.Pd, turut menyampaikan beberapa aspirasi penting terkait peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Dalam kesempatan dialog tersebut, beliau menyoroti beberapa hal krusial yang masih menjadi tantangan bagi madrasah, di antaranya kebutuhan sarana dan prasarana yang memadai.
"Madrasah saat ini membutuhkan dukungan prasarana, khususnya laboratorium TIK dan perangkat komputer untuk mendukung pelaksanaan ANBK, UAM, hingga kegiatan TKA. Kelengkapan fasilitas ini sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan di madrasah," ujar Beliau.

Selain itu, beliau juga menyinggung persoalan pengangkatan tenaga honorer yang hingga kini masih banyak tertinggal, terutama bagi tenaga honorer tahun 2022-2025. Ia berharap agar pemerintah dapat memperhatikan kesejahteraan para guru honorer tersebut melalui mekanisme P3K penuh maupun paruh waktu, agar mereka mendapatkan kepastian status dan penghargaan yang layak atas dedikasi mereka di dunia pendidikan.

Tidak hanya itu, Kepala MTsN 1 Kerinci juga mengusulkan agar program dana PIP (Program Indonesia Pintar) dari Pemangku Kepentingan juga disalurkan secara proporsional kepada satuan pendidikan madrasah di bawah Kementerian Agama.
"Harapannya, madrasah juga bisa memperoleh alokasi yang seimbang karena madrasah merupakan bagian penting dari sistem pendidikan nasional," tambah beliau.
Penyampaian aspirasi tersebut mendapat perhatian positif dari peserta dan pihak penyelenggara. Melalui kegiatan NgoPI ini, diharapkan setiap masukan dari kepala madrasah dapat menjadi pertimbangan strategis bagi para pemangku kebijakan dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang lebih maju, merata, dan berkualitas.

TIM HUMAS
Penulis : Trisya Amelia,S.Pd
|
49x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...