
MTsN 1 Kerinci terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter siswa melalui pembiasaan akhlak yang sederhana namun bermakna. Salah satu kegiatan yang kini menjadi budaya positif adalah kebiasaan salam sebelum siswa memasuki kelas setiap pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin, di mana para siswa memberikan salam kepada guru atau wali kelas yang sudah menunggu di depan ruang belajar. Dengan penuh sopan santun, siswa menyapa sambil menundukkan kepala dan mengucapkan salam sebelum melangkah masuk. Suasana hangat dan penuh rasa hormat tercipta di setiap pintu kelas.

Menurut para guru, pembiasaan ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sarana untuk menanamkan nilai sopan santun, penghormatan kepada guru, dan pembentukan karakter islami sejak dini. Melalui salam, siswa diajak untuk memulai hari dengan hati yang bersih, pikiran yang positif, serta sikap hormat terhadap orang yang lebih tua.
Kepala MTsN 1 Kerinci juga menyampaikan bahwa budaya salam ini diharapkan dapat menjadi tradisi baik yang melekat dalam diri siswa, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin akhlak menjadi pondasi utama bagi seluruh peserta didik. Salam sebelum masuk kelas adalah salah satu langkah kecil untuk membangun kebiasaan besar,” ujarnya.
Dengan adanya pembiasaan ini, suasana belajar di MTsN 1 Kerinci menjadi lebih tertib, penuh kehangatan, dan sarat nilai moral. Selain memperkuat hubungan antara guru dan siswa, budaya salam juga menjadi identitas madrasah yang berkomitmen pada pendidikan karakter dan akhlak mulia.
Tim Humas
Penulis : Ika Putriyani, S.Pd
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...