Selamat Datang di Website Resmi MTSN 1 Kerinci # Terwujudnya Madrasah yang Beriman dan Bertaqwa,Unggul dalam IPTEK,Berprestasi, Kreatif dan Berbudaya Lingkungan
Diposting Pada: Minggu, 30 November 2025

Jejak Tawa di Lorong Madrasah

Jejak Tawa di Lorong Madrasah

Lorong madrasah itu selalu punya cerita. Setiap pagi, suara langkah kaki para siswa bersatu dengan tawa, sapaan, dan mimpi-mimpi yang masih hangat. Di balik dinding berwarna hijau muda, tersimpan jejak-jejak kenangan yang tak pernah pudar�termasuk cerita dari empat sahabat: Arfa, Amira, Nabil, dan Allya.

Mereka selalu berangkat lebih awal dari teman-teman lainnya. Bukan karena ingin terlihat rajin, tapi karena lorong madrasah adalah tempat paling nyaman untuk memulai hari. Di sana, mereka berbagi cerita tentang pekerjaan rumah yang belum selesai, membahas guratan awan pagi, hingga merencanakan hal-hal kecil yang membuat hari terasa berwarna.

�Lorong ini saksi tawa kita,� kata Nabil suatu pagi sambil menyandarkan tas ke dinding.
�Hari ini pasti jadi hari yang seru,� tambah Amira dengan semangat.

Namun tidak setiap hari dihiasi tawa. Pernah suatu waktu, Arfa tampak murung. Nilai ulangannya turun drastis, dan semangatnya seakan menguap. Lorong itu pun sepi pagi itu, seakan ikut merasakan retaknya hati sang pemilik tawa paling ceria.

�Gak apa-apa, Fa. Nilai itu bukan akhir segalanya,� ucap Allya pelan.
�Ayo kita belajar bareng nanti sore,� sambung Amira.
�Kalau kamu jatuh, kita siap jadi alas agar kamu gak sakit,� tutup Nabil tersenyum.

Ucapan itu mengubah suasana. Tawa kembali bergema di lorong madrasah. Sejak hari itu, mereka semakin erat. Belajar bersama di kelas, istirahat bersama di kantin, bahkan doa bersama di musholla�semua dilakukan dengan satu hal yang sama: kebersamaan.

Hari demi hari berlalu. Jejak tawa mereka semakin kuat tertinggal. Guru-guru pun sering melihat mereka membantu teman yang kesulitan, menyambut adik-adik kelas yang malu berjalan sendiri di lorong, bahkan sesekali menyapu lantai madrasah tanpa diminta.

Di akhir semester, mereka dinobatkan sebagai kelompok siswa paling inspiratif. Saat nama mereka disebut, lorong itu kembali dipenuhi tepuk tangan dan tawa.

Setelah acara selesai, mereka berdiri berempat di tempat yang selalu mereka cintai�lorong madrasah MTSN 1 Kerinci.
�Kalau kita lulus nanti�� ucap Amira pelan, �akankah tawa kita masih tertinggal di sini?�

Nabil tersenyum menatap dinding lorong yang mulai usang.
�Jejak tawa gak akan hilang,� katanya. �Karena madrasah ini bukan hanya tempat belajar, tapi rumah yang pernah menyimpan mimpi kita.�

Mereka terdiam sejenak. Hembusan angin sore menyapa lembut, seolah madrasah pun ikut mengucapkan terima kasih.

Dan sejak hari itu, setiap siswa baru yang melintas di lorong MTSN 1 Kerinci selalu merasa aneh�entah kenapa tempat itu terasa hangat. Seolah ada tawa yang masih tertinggal�
tawa empat sahabat yang pernah menjadikan lorong itu bagian dari hidup mereka.

Tim Humas
Penulis: Weni Lesfiana, S.Pd

 


69x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Tradisi Pagi yang Menginspirasi, Kepala MTsN 1 Kerinci Sambut Siswa dengan Senyum dan Salam 332x dibaca
  2. Sambut Hari Guru, Siswa Putra Kelas 7 MTsN 1 Kerinci Latihan Tari Saman dengan Semangat 71x dibaca
  3. Dari Teori ke Aksi: Siswa MTsN 1 Kerinci Tunjukkan Skill di Ujian Praktik Semester 51x dibaca
  4. MTsN 1 Kerinci Gelar Penyematan Nomor Ujian Tandai Dibukanya Ujian Akhir Semester Tahun Ajaran 2025/2026 14x dibaca
  5. Melatih Disiplin dan Kepemimpinan, Siswa MTsN 1 Kerinci Aktif dalam Kegiatan Pramuka 76x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 1 Kerinci

Mars Madrasah