Selamat Datang di Website Resmi MTSN 1 Kerinci # Terwujudnya Madrasah yang Beriman dan Bertaqwa,Unggul dalam IPTEK,Berprestasi, Kreatif dan Berbudaya Lingkungan
Diposting Pada: Minggu, 07 Desember 2025

Guru yang Mengubah Arah Hidupku

Guru yang Mengubah Arah Hidupku

Namaku Aisyah Jika beberapa tahun lalu seseorang bertanya apa cita-citaku, aku pasti hanya mengangkat bahu. Bagiku, sekolah hanyalah rutinitas, kelas hanyalah ruangan, dan masa depan hanyalah sesuatu yang terlalu jauh untuk kupikirkan. Hingga suatu hari, seorang guru datang membawa perubahan yang tidak pernah kubayangkan.

Namanya Bu Laila, guru Bahasa Indonesia. Cara mengajarnya berbeda. Ia tidak hanya menjelaskan materi�ia mengajak kami berbicara, bertanya, bahkan bercerita tentang kehidupan. Ketika beliau masuk kelas untuk pertama kalinya, aku merasa seperti ada angin segar yang berhembus pelan dan membawa ketenangan.

Suatu pagi, Bu Laila membagikan selembar kertas kosong kepada kami.
"Aku ingin kalian menulis mimpi kalian," katanya sambil tersenyum.
Aku memandang kertas itu lama. Tanganku diam, pikiranku kosong. Bu Laila menghampiriku dan bertanya lembut, �Aisyah, kau ingin jadi apa?�

"Aku� tidak tahu, Bu," jawabku lirih.

Ia menatapku, bukan dengan rasa kecewa, tapi dengan keyakinan. �Tidak apa-apa kalau belum tahu. Tapi jangan biarkan dirimu berhenti mencari.�

Kalimat itu menancap dalam di hatiku.
Hari-hari berikutnya, Bu Laila selalu mendorongku untuk berani mencoba. Ketika aku ragu maju presentasi, ia berkata, �Suaramu layak didengar.� Saat aku takut salah, ia menyemangati, �Kesalahan itu guru yang baik.� Perlahan-lahan, aku mulai percaya pada diriku sendiri.

Suatu hari, Bu Laila mengumumkan lomba menulis cerpen tingkat kabupaten. Aku ingin ikut, tapi rasa takutku muncul lagi�takut kalah, takut diejek, takut tak cukup baik. Tanpa kusadari, aku mengungkapkan keraguan itu kepada Bu Laila.

Ia tersenyum. �Menulis bukan soal menang atau kalah, Aisyah Menulis adalah cara memahami diri sendiri.�
Kalimat itu membuatku duduk di depan meja belajar malam itu. Aku menulis tentang kehidupan, tentang harapan, tentang diriku yang sedang berubah. Dan tanpa kuduga, cerpen itu berhasil meraih juara harapan.

Saat aku menerima piagam di depan umum, kulihat Bu Laila bertepuk tangan paling keras. Di sanalah aku sadar bahwa beliau bukan hanya guruku�beliau adalah cahaya yang menunjukkan arah ketika aku tersesat.

Sejak hari itu, aku mulai punya tujuan. Aku ingin menjadi penulis. Aku ingin membuat orang merasakan apa yang dulu Bu Laila berikan kepadaku: keberanian untuk bermimpi.

Kini, setiap kali aku membuka buku atau menuliskan kata pertama pada halaman baru, aku selalu teringat pesan Bu Laila:
�Jangan takut melangkah, Aisyah. Mimpimu menunggu untuk kau kejar.�

Dan hari ini, aku melangkah, membawa mimpi yang dulu bahkan tak berani kupikirkan�berkat guru yang mengubah arah hidupku.

 


79x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Siswa MTsN 1 Kerinci Tunjukan Ketertiban Dalam Peminjaman Buku di Perpustakaan Sekolah. 77x dibaca
  2. Webinar Inovatif: MTsN 1 Kerinci Dorong Aksi Nyata Pendidikan Anti Korupsi 705x dibaca
  3. MATSAMA HARI INI : kegiatan yang menarik dengan permainan yang menyenangkan 817x dibaca
  4. MTsN 1 Kerinci Hidupkan Semangat Keagamaan di Awal Semester Genap 479x dibaca
  5. Upacara Hari Lahir Pancasila di MTsN 1 Kerinci: Merajut Persatuan Lewat Penghayatan Nilai Luhur Bangsa 120x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 1 Kerinci

Mars Madrasah