
Menjelang pelaksanaan Jambore Pramuka, para siswa MTsN 1 Kerinci tengah sibuk mematangkan persiapan pembuatan gaun dari bahan daur ulang yang akan mereka lombakan pada ajang tersebut. Kegiatan ini menjadi sorotan karena menggabungkan kreativitas, kepedulian lingkungan, dan semangat kebersamaan antar anggota Pramuka.
Para siswa sejak beberapa minggu terakhir mulai mengumpulkan berbagai bahan bekas seperti plastik, koran, bungkus makanan, dan kain sisa. Bahan-bahan ini kemudian diseleksi sebelum dirangkai menjadi desain gaun yang telah mereka rencanakan. Proses persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembuatan pola, penyusunan detail hiasan, hingga uji coba bentuk gaun agar tampak menarik saat ditampilkan nanti.
Suasana ruang kerja Pramuka tampak penuh semangat. Para siswi saling membantu, membagi tugas, dan berdiskusi mengenai konsep yang akan mereka tampilkan. Pembina Pramuka MTsN 1 Kerinci terus memberikan arahan serta dorongan agar hasil akhir dapat menjadi karya terbaik yang membanggakan madrasah.
Menurut para anggota regu putri, persiapan ini bukan hanya tentang lomba, tetapi juga tentang belajar memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai. Mereka berharap gaun daur ulang ini dapat membawa pesan penting tentang pelestarian lingkungan sekaligus menjadi daya tarik dalam perlombaan mendatang.
MTsN 1 Kerinci optimis bahwa dengan persiapan matang dan kerja sama yang kuat, gaun daur ulang karya siswa dapat tampil maksimal pada ajang Jambore Pramuka. Semangat dan kreativitas para siswa menjadi modal utama dalam menyongsong lomba yang dinantikan tersebut.
Penulis : Trisa Amelia
|
67x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...