
Momentum Idul Fitri dimanfaatkan sebagai ajang mempererat ukhuwah dan refleksi diri, sebagaimana disampaikan oleh Pak Husnadi dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat di masjid setempat. Dalam suasana penuh kekhusyukan, beliau menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna kepada jamaah yang hadir.
Dalam tausiyahnya, Pak Husnadi menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi titik kembali kepada fitrah, yaitu kesucian hati setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momen ini sebagai awal memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Idul Fitri adalah momentum untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan antar sesama. Jangan sampai setelah Ramadan, semangat ibadah kita justru menurun,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari para jamaah yang menyimak setiap pesan yang disampaikan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa, mencerminkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Idul Fitri.
Melalui penyampaian ini, diharapkan seluruh jamaah dapat mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga semangat Ramadan sepanjang
|
18x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...